Home / Mancanegara / Tips / Travel Note

Pesona Musim Gugur Gunung Seorak

Seoraksan adalah gunung tertinggi ketiga di Korea Selatan sekaligus Taman Nasional yang dijaga kelestariannya oleh pemerintah Korea Selatan. Nama gunung ini memilki arti gunung salju lantaran selalu ditutupi salju tebal ketika musim dingin. Uniknya di musim gugur bebatuan di puncaknya akan tampak seperti salju yang menempel.

Image

Seoraksan di akhir pecan begitu ramai. Di sisi kiri jalan terbentang sungai yang mengikuti jalur jalan raya dengan latar belakan puncak Gunung Seorak yang menawan. Guest House sampai penginapan bintang lima ada, guest house dengan tariff sekitar 40.000 won ( 1 won = Rp.8,3). Tiket masuk Taman Nasional Seoraksan seharga 2500 won.

Taman Nasional ini memiliki tiga puncak yang dapat disinggahi. Pertama Gwonggeumseong, setinggi  lerengsetinggi 875m yang bisa dicapai dengan berjalan selama 2.5jam. Yang terakhir, merupakan puncak tertinggi dengan waktu tempuh 11-12jam adalah Daecheongbong (1708m).

Image

Sekitar area taman juga ada kuil dengan patung Buddha setinggi 14.6m. Di area kuil banyak cindera mata yang dibuat para biksu. Pengunjung bisa minta diukirkan nama dan asal di atas sebuah genting dan kemudian diletakkan berjajar dengan harapan apa yang diinginkan dapt terkabul (imbalan jasa 5000 won).

Jalur trekking menuju air terjun Biryeong memakan waktu 1.5jam. Di sepanjang jalanbanyak dijumpai penjual souvenir dan makanan khas. Meski harus melewati jalan berliku, menanjak, menyusuri lembah dan mendaki jalan setapak berbatu, tetap ini menjadi tempat favorit karena semua jalur dibuat aman. Air terjun Biryeong memang tidak tinggi. Menurut warga setempat, air terjung ini mirip ular naga yang meliukkan tubuhnya. Batu-batu besar merah serta pohon maple sungguh menyajikan suguhan view yang menawan.

Image

Puncak Gwonggeumseong dicapai dengan menggunakan cable car atau kereta gantung. Loket buka tiap hari dari pukul 07.30-17.20 dengan biaya 9000won per orang. Untuk anak berusia 4-13tahun 6000won.

Jalur kereta membentang  sepanjang lereng berbatusekitar 1.1km. Kereta ini dapat menampung sekitar 40 orang sekali jalan dengan waktu kurang dari 10 menit tiba di pos stasiun Gwonggeumseong. Dari kereta gantung kita dapat melihat formasi batuan Gwonggeumseong yang menarik. Belum lagi bongkahan batu cadas yang besar bernama Ulsanbawi.

Pesona keindahan Seoroksan tidak berhenti disitu. Saatnya melihat puncak Gwonggeumseong, hanya perlu mendaki 100-200m. Dan pemandangan menakjubkan terhampar. Batu-batuan granit yang seolah disusun alam menambah kesempurnaan indahnya. Dari puncak, kita bisa melihat puing benteng Gwonggeumseong. Bangunan yang didirikan pada masa dinasti Goryeo dimaksudkan untuk menangkal invasi pasukan Mongol. Pemandangan terindah Gunung Seorak dapat dilihat dari benteng ini.

Sumber: Majalah Tamasya, edisi Agustus 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s