Home / Indonesia / Tips / Travel Note

Gemuruh Lembah Cadas Rokan

Keasyikan mengarungi sungai, menantang jeram, serata bermalam di Desa Tibawan berlangsung semenjak pagi pada hari sebelumnya. Dari kota kecil Ujungbatu-tempat bermalam setelah bertolak sekitar empat jam dari Pekanbaru-bus menuju Kecamatan Rokan IV Koto sekitar satu jam. Ada kawasan pemukiman dekat dermaga Rokan Hulu, situs cagar budaya Istana Rokan seolah menjadi gerbang memasuki area berisikan rumah-rumah panggung berusia tua.

Dari dermaga dekat Istana Rokan Hulu, pertarungan sungai nan mengesankan bermula. Lambat laun, bayangan bangunan itu pun menghilang dari pandangan, tertutup rimbun pepohonan. Sungai Rokan Hulu yang lebar dan berwarna kecoklatanan muda mulai beriak permukaannya, seiring laju pancung membawa penumpang menuju Desa Tibawan selama tiga jam.

Hingga tiba di sebuah persimpangan, pengemudi pancung mengambil arah Rokan Kiri. Pilihan ini adalah untuk memamerkan keelokan bentengalam berupa lembah dan bukit cadas Rokan yang begitu mempesona. Dataran Rokan Hulu cukup menghijau, desa ini berbatasan langsung dengan Sumatera Barat. Kepala Desa, Radius mengatakan, “Disini masih ada hutan lindung, tanpa kehadiran kelapa sawit. Beberapa hasil hutan yang dapat dijumpai disini adalah durian, manggis dan rambutan.”

Puncak pertarungan adalah semacam teluk nan tenang di balik gugusan batu menjulang. Sampai disini, penjelajah harus meniti diantara batu raksasa untuk mencapai jeram Sumpoaro, jeram di bagian hulu yang cukup mendebarkan. Air bergolak lebih kuat ketimbang pengarungan sebelumnya.

Warga setempat memiliki kearifan local atas Rantau Larangan. “Tepian danau dibendung dan ikan-ikannyatidak boleh diganggu dalam jangka waktu tertentu. Bila sudah mencukupi lamanya, bending dibuka dan ditutup kembali dengan sebuah upacara. Inilah cara memelihara ikan secara adat.” Kata Kepala Desa, Radius. Warga pun mendapat pelajaran untuk tidak menangkap ikan-ikan kecil. Ikan-ikan tangkapandijadikan ikan sale atau ikan asap yang menjadi komoditi khas oleh-oleh khas Rokan selain gula enau.

Rokan Hulu adalah satu kabupaten di Propinsi Riau, dengan ibukota Pasirpenggaraian. Kondisi morfologi bervariasi dari daratan alluvial sampai vulkanik yang terjal. Memiliki tiga sungai besar. Sungai Rokan Kanan (151,9 kilometer), Sungai Rokan Kiri (204,1 kilometer) dan Batang Sosah –simpul dari ratusan sungai kecil di Rokan Hulu yang bermuara di Rokan Hilir dengan panjang sekitar 100 kilometer. Kedalaman sungai rata-rata mencapai enam sampai delapan meter dan lebar 92 meter. Nama Rokan sudah ada sejak masa kerajaan Rokan Tua sekitar abad 13 Masehi. Tiga abad sesudahnya berdiri beberapa kerajaan kecil menyusul runtuhnya kerajaan awal, terbentuk tiga kerajaan kecil di Rokan Hilir dan lima kerajaan kecil di Rokan Kanan. Saat penjajahan Belanda, diubah menjadi tiga kenegerian di Rokan Hilir, sementara itu Lima Luhak dan dua kewalian negeri Tandun serta Kabun di wilayah Rokan Hulu.

Mayarakat Rokan Hulu adalah masyarakat Melayu pedalaman yang memegang adat istiadat identik dengan Islam, serta pengaruh dari akar budaya Hindu. Diperkirakan ada sekitar 168 lebih suku yang mendiami kawasan Negeri Rokan Hulu, keunikan adat pernikahan karena posisi geografis berdekatan dengan Sumatera Utara dan Tapanuli Selatan.

Cara mencapai lokasi: Terbang menuju Pekanbaru, lalu gunakan travel (sekitar Rp.60.000) menuju kota Pasirpangaraian sekitar empat jam, teruskan ke Ujungbatu dan dermaga penyeberangan di kecamatan Rokan IV Koto dekat Istana Rokan Hului (satu jam). Gunakan pancung menuju Desa Tibawan sekitar dua setengah jam, ongkos sewa Rp 1.500.000 (pergi-pulang kapasiotas 11 kursi).  Akomodasi:  Netra Hotel, Jl.Raya Ngaso No.70 Ujungbatu, Rokan Hulu telp. 0762-62008 Angkasa Garden Hotel Pakanbaru; www.angkasagarden.com Informasi detail: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Riau, Jalan Jendral Sudirman No.200 Pekanbaru Telp. 0761-40356

Sumber: Majalah National Geographic Traveller, edisi September 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s